Press "Enter" to skip to content

Persita

Awal Mula: Lahir di Tanah Benteng (1953)

  • 16 Januari 1953: Persita Tangerang resmi berdiri dari fusi dua klub kota:
    • Persatuan Sepak Bola Tangerang (Perseta)
    • Sport Vereniging Tangerang (SVT)
  • Nama “Persita” = Persatuan Sepak Bola Indonesia Tangerang.
  • Warna ungu (viola) dipilih sebagai identitas khas, melambangkan kebanggaan, kerendahan hati, dan ketangguhan rakyat Tangerang.

💡 Persita adalah salah satu klub tertua di Jawa Barat, lahir 7 tahun setelah kemerdekaan Indonesia.


🏰 Identitas: “Benteng Pasundan” — Benteng dari Ujung Barat Jawa

  • Julukan “Benteng Pasundan” merujuk pada Kota Tua Tangerang yang dulu dikelilingi benteng pertahanan Belanda.
  • Makna: Ketangguhan, ketahanan, dan jiwa pejuang Tangerang.
  • Lagu kebanggaan: “Benteng Viola” dan “Hymne Persita” — dinyanyikan ribuan suara di setiap laga kandang.

💬 “Kami bukan hanya tim. Kami adalah Benteng — tak mudah dirobohkan, tak pernah menyerah.”


🏆 Era Kejayaan: Juara Legendaris 1993

Perserikatan Era: Konsistensi di Elite

  • 1980–1990an: Persita jadi tim elite Perserikatan, sering capai perempat final & semi-final.
  • 1993: PUNCAK SEJARAH!
    • Juara Perserikatan Nasional setelah kalahkan PSMS Medan 2–1 di final.
    • Pemain ikonik:
      • Wawan Hermawan (kapten)
      • Dede Suryadi, Asep Suyatna, Yusuf Effendi
    • Pelatih: Aris Mulyadi

🥇 1993 adalah satu-satunya gelar mayor Persita200.000 warga Tangerang tumpah ruah rayakan kemenangan.

Era Liga Indonesia (1994–2020)

  • 1995–2010: Sering terdegradasi & promosi — julukan “tim yo-yo”.
  • 2011: Juara Divisi Utama — promosi ke Liga Super Indonesia.
  • 2013–2019: Berganti-ganti liga karena krisis finansial & manajemen.

🏟️ Markas Suci: Stadion Benteng, Tangerang

  • Kapasitas: 20.000 penonton
  • Lokasi: Jantung Kota Tangerang — dekat Benteng Heritage Museum
  • Sejarah: Dibangun 1970-an, direnovasi 2018 untuk standar Liga 1.
  • Suasana: “Gema Benteng” — sorakan Benteng Viola yang menggetarkan lawan.

🏰 Stadion Benteng adalah simbol ketahanan: tetap berdiri meski Persita sering terpuruk.


💜 Benteng Viola: Suporter yang Setia dalam Badai

  • Benteng Viola berdiri pada 1990-an, dinamai dari warna ungu (viola) klub.
  • Ciri kah:
    • Setia total — hadir meski Persita kalah 0–5 atau main di kasta kedua
    • Kreatif — yel-yel berbasis budaya Betawi-Banten
    • Solidaritas tinggi — bantu sesama suporter korban PHK, banjir
  • Jumlah: 100.000+ di Tangerang Raya.

💥 2021: Saat Persita promosi ke Liga 1, Benteng Viola kirim 10.000 bunga ungu ke Stadion Benteng sebagai simbol cinta.


📈 Kebangkitan Modern: Konsisten di Liga 1 (2021–Sekarang)

  • 2020: Juara Liga 2 — promosi ke Liga 1 setelah 10 tahun absen.
  • 2021–2024: 4 musim berturut-turut bertahan di Liga 1 — prestasi luar biasa untuk klub tanpa investor besar.
  • Prestasi terbaik:
    • Posisi ke-8 Liga 1 2022/23
    • Perempat final Piala Indonesia 2023
  • Pemain kunci:
    • Sho Yamamoto (striker Jepang, top scorer 2022)
    • Rizky Dwi Febrianto, Rachmat Irianto (pilar timnas)
    • Dedi Mulyadi (kapten lokal)

🛡️ Di tengah dominasi Persib, Persija, Bali United, Persita bertahan dengan semangat Benteng.


🦅 Legenda Persita Sepanjang Masa

EraPemainKontribusi
1980s–90sWawan HermawanKapten juara 1993, ikon loyalitas
1990s–2000sAsep SuyatnaGelandang kreatif, top scorer era Perserikatan
2010sAgus Indra KurniawanMantan timnas, pelatih sementara
2020sDedi MulyadiKapten modern, simbol regenerasi lokal

Persita 1993 adalah satu-satunya tim dari Banten yang juara kompetisi nasional hingga 2025.


⚠️ Tantangan Modern

  1. Bayangan Jakarta:
    • Persija & klub ibu kota serap perhatian media & sponsor
  2. Minim Investasi:
    • Belum punya investor besar — andalkan APBD & sponsor lokal
  3. Regenerasi:
    • Minim pemain muda Tangerang di tim utama
  4. Stadion Belum Standar AFC:
    • Butuh renovasi besar untuk jadi venue internasional

💪 Tapi: Kami mungkin kecil. Tapi kami Benteng — dan Benteng tak pernah runtuh,” kata pelatih Rahmad Darmawan (2023–2024).


🧭 Masa Depan: Mimpi Benteng 2030

  • Target 2025–2026:
    • Capai 6 besar Liga 1
    • Juara Piala Indonesia
  • Visi 2030:
    • Bangun akademi “Benteng Muda” di Tigaraksa
    • Stadion Benteng jadi pusat pelatihan timnas U-16
    • Jadikan Persita ikon sepak bola Banten

💬 Kesimpulan

Persita Tangerang adalah kisah ketahanan di tengah badai:

  • Lahir dari tanah Benteng,
  • Dimahkotai juara 1993,
  • Dan kini, bertahan di Liga 1 dengan semangat rakyat Tangerang.
    Mereka mungkin bukan raksasa, tapi setiap pertandingan adalah bukti: Benteng tak pernah menyerah.

“Kami bukan hanya tim. Kami adalah Persita — tanah, warna ungu, dan mimpi yang tak pernah runtuh.”

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *